Archive

Archive for the ‘3D TV’ Category

Pameran Elektronik di JCC

Image

Salah satu pameran bergengsi di Indonesia adalah Mega Bazaar Computer 2012. Mega Bazaar Computer 2012 merupakan pameran teknologi, mulai dari gadget hingga ke software. Di tahun ini, Mega Bazaar Computer berlangsung dari tanggal 29 Februari hingga tanggal 4 Maret 2012.

Di ajang pameran tersebut banyak sekali diskon yang ditawarkan. Misalnya saja harga Micro SD berkapasitas 8 GB hanya sebesar Rp 49.000. Sangat murah sehingga langsung diserbu peminatnya. Diskon juga melanda untuk gadget seperti laptop, modem, handphone, camera digital, Tablet PC dan gadget lainnya. Read more…

Pameran Elektronik 2012 di Las Vegas

February 6, 2012 2 comments

 Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi juga semakin berkembang. Kita dapat melihat perkembangannya dalam berbagai hal di sekitar kehidupan kita. Perkembangan teknologi yang paling jelas terlihat adalah pada perangkat elektronik, seperti televisi misalnya.

Kita dapat melihat perkembangan canggih pada televisi, misalnya penggunaan teknologi 3D dan teknologi Smart TV. Salah satu ajang pameran teknologi terbesar adalah Consumer Electronics Show yang diselenggarakan setiap bulan Januari di Las Vegas Convention Center, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Read more…

Channel Olahraga di ESPN 3D

January 27, 2012 3 comments

Bagi kita para penggemar olahraga, pasti kita akan selalu mengikuti setiap tayangan olahraga, khususnya penggemar olahraga sepakbola. Apalagi sekarang sudah banyak TV kabel, sehingga dapat menonton tayangan olahraga secara langsung. Ada banyak channel olahraga di TV kabel, salah satunya yang terkenal adalah ESPN.

ESPN adalah singkatan dari Entertainment and Sports Programming Network yang merupakan salah satu channel di TV kabel khusus berisikan tentang olahraga. Seperti olahraga sepakbola, baseball, basket, F1, dan lainnya. Bahkan Sea Games 26th pun yang kemarin diadakan di Palembang juga ada di channel tersebut. Read more…

Fungsi 3D Multi Input Menambah Pesona CINEMA 3D


Musim liburan selesai, waktunya kembali beraktivitas. Minggu kemarin, saya sama teman-teman jalan-jalan ke Jakarta Fair 2011, penutupan ceritanya — saya melihat banyak sekali hiburanyang tersedia di PRJ. Pertama kita masuk ke sana dengan membayar tiket sebesar Rp 25.000,- per orang. Kemudian kita dikasih tiket dan kartu masuk.

Dari pintu aula, kita bisa melihat berbagai hall yang ada. Karena teman saya lagi mau beli kamera digital, maka kami pergi ke Hall D yang ada pameran elektroniknya. Di sana ternyata banyak sekali barang-barang elektronik yang harganya murah-murah banget. Sambil nungguin teman saya pilih-pilih kamera digital, saya lihat di sebelah ternyata juga lagi ada pameran 3D TV.

Saya kunjungi tempat LG karena lokasi stand-nya di samping tempat teman saya beli kamera digital. Dari luar, stand LG tersebut sudah ada spanduk CINEMA 3D, THE NEXT GENERATION 3D TV. Saya penasaran dengan spanduk tersebut, jadi saya bertanya-tanya kepada salah seorang SPG di stand LG tersebut.


SPG tersebut menjelaskan kepada saya bahwa CINEMA 3D ini merupakan NEW 3D TV dari LG. Teknologi yang digunakan juga canggih karena menggunakan teknologi 3D terbaru, yaitu FPR 3D. Dengan teknologi ini, maka CINEMA 3D ini bisa flicker free dan No Crosstalk. Tidak seperti Conventional 3D TV yang menggunakan teknologi SG 3D. Bahkan juga ada 3D SMART TV seperti 42” LW5700 misalnya.

SPG tadi menjelaskan, salah satunya teknologi FPR 3D ini menggunakan HARD PANEL IPS pada layar televisi sehingga membuat kita menjadi nyaman. Kemudian juga dengan teknologi ini, berbagai keluhan seperti mual, pusing, dan sebagainya dapat diatasi. Karena Kacamata 3D milik CINEMA 3D juga bebas baterai dan tidak menggunakan berbagai rangkaian elektronik lainnya, selain itu harga pun jauh lebih ringan dibandingkan dengan Kacamata 3D milik Conventional 3D TV yang masih menggunakan baterai, chip dan berbagai rangkaian elektronik. Padahal dengan adanya rangkaian elektronik tersebut, bisa-bisa kita menjadi pusing, lelah mata dan mual.

Selain itu ada fungsi 3D MULTI INPUT yang membuat kita bisa menghubungkan kabel USB ke 3D TV. Jadi kalau kita mau buka file media atau yang lainnya dari USB, kita bisa langsung colok ke 3D TV tersebut. Tak hanya kabel USB aja ternyata, tapi juga ada yang lainnya seperti Component dan HDMI.

Inilah salah satu kelebihan CINEMA 3D kata SPG nya. Emang 3D TV ini keren banget sih, tapi berhubung saya belum punya uang banyak, jadi saya sekedar cuma tanya-tanya aja. Hehehe….

Setelah teman saya membeli kamera digitalnya, kami keluar untuk cari makan dan langsung pulang ke rumah. Selama perjalanan pulang, saya merasa ada yang belum saya mengerti tentang penjelasan SPG LG tersebut mengenai CINEMA 3D, terutama tentang fungsi 3D MULTI INPUT. Jadi kalau saya sudah sampai rumah, saya rencana mau cari di internet untuk tau lebih lanjut dan detail mengenai penjelasan tersebut.

Sesampainya di rumah, saya istirahat dulu, kemudian membuka laptop saya dan mencari informasi di internet. Di sini saya menemukan penjelasan lebih lanjut mengenai fungsi 3D MULTI INPUT tersebut. Kalau USB kan emang sudah biasa, tinggal colok doang, kemudian Component juga hampir sama. Nah fungsi lainnya untuk input adalah menggunakan kabel HDMI.

HDMI memang sudah kita kenal bahwa merupakan kabel buat menghubungkan antara beberapa sumber audio atau video secara digital. Misalnya yang menggunakan kabel HDMI adalah DVD Player, penerima AV (Audio Video), dan berbagai perangkat elektronik lainnya. HDMI fungsinya buat meningkatkan atau mendukung kualitas video ditambah lagi dengan dukungan audio digital.

Tapi HDMI itu juga nggak tergantung sama standar DTV (Digital TV) seperti ATSC dan DVB, karena semuanya itu adalah enkapsulasi stream data MPEG atau istilah umumnya yang kita kenal adalah file tipe media. Kemudian data tersebut dilewatkan ke decoder dan keluar sebagai data video yang nggak dikompres alias berdefinisi tinggi.

Selanjutnya data video tersebut kemudian diubah menjadi TMDS untuk transmisi digital melalui HDMI tersebut. Hasilnya kita lihat dan saksikan sendiri kan setiap kita menyambungkan kabel HDMI. Graphic dan suaranya begitu jelas.

Mungkin hal inilah yang membuat 3D TV tersebut menjadi andalan dan juga unggulan LG. Bahkan menurut situs consumer report dunia, CINEMA 3D merupakan 3D TV terbaik yang ada di dunia dari berbagai kategori 3D TV.

Itu semua merupakan informasi yang saya peroleh dari berbagai referensi di internet. Semoga dengan membagikan atau share informasi mengenai hal ini, bisa berguna untuk kita semua dan kita lebih memahami berbagai teknologi yang digunakan pada 3D TV.

Kenali Teknologi HARD PANEL IPS 3D TV dari Pameran CINEMA 3D di Senayan City

Ketika saya lagi asik jalan-jalan di Senayan City lagi liat pameran CINEMA 3D di sana, saya liat ada tulisan THE NEXT GENERATION 3D TV di panggungnya. Saya bingung maksudnya, jadi saya nanya ke SPG. Dia menjelaskan bahwa maksudnya adalah 3D TV LG ini merupakan sebuah terobosan terbaru dalam 3D TV, salah satu teknologinya adalah dengan dipasangkan HARD PANEL IPS dalam film. Tapi saya belum ngerti banget waktu dia jelasin. Emang sih saya liat ada tulisan HARD PANEL IPS di CINEMA 3D model LW5700. Yaudah pas pulang, saya coba cari di internet informasi lebih jelasnya lagi.

Waktu saya lagi browsing tentang HARD PANEL IPS di google, saya liat banyak informasi di internet. Di sana dijelaskan tentang teknologi yang dipakai di 3D TV, ternyata saya menemukan ada dua jenis teknologinya. Yaitu teknologi SG 3D (Shutter Glass) dan FPR 3D (Film Patterned Retarder). SG 3D itu adalah teknologi generasi awal yang digunakan sama 3D TV dan teknologi ini masih memiliki beberapa kelemahan. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, maka dibuat teknologi terbarunya, yaitu teknologi FPR 3D.

FPR 3D adalah teknologi terbaru generasi kedua pada 3D TV. Teknologi ini memperbaiki kekurangan SG 3D, sehingga bisa flicker free dan No Crosstalk. Pada teknologi ini, Film telah ditambahkan dengan HARD PANEL IPS  (PANEL 3D TV). Sedangkan pada teknologi SG 3D, saya liat masih menggunakan PANEL VA. Lihatlah video dari Youtube di bawah ini.

Dari gambar diatas, kita dapat melihat bahwa molekul-molekul kristal cair tersebut disusun secara horisontal pada HARD PANEL IPS (In-Plane Switching). Saat kita sentuh, struktur molekul-molekul tersebut sedikit tertekan, tetapi struktur keseluruhan masih menyebar secara horisontal. Kecepatan pemulihan PANEL IPS sekitar 10 kali lebih cepat dibandingkan PANEL VA (Vertical Alignment). Sementara itu, struktur PANEL VA ketika kita sentuh, kondisinya sangat tidak stabil. Struktur molekul-molekul tersebut menyebar secara berantakan atau tidak beraturan.

HARD PANEL IPS memiliki struktur sel kristal cair berbentuk lingkaran yang stabil. Ketika dalam kondisi ON, sel-sel kristal cair tersebut  mulai berubah menjadi ke posisi horizontal dan menggunakan tambahan transistor, hal ini dapat dihasilkan melalui penggunaan kawat tembaga dengan nilai tahanan yang rendah. Sehingga kecepatan proses sinyal menjadi lebih tinggi.

Berbeda dengan PANEL VA atau Non IPS yang memiliki materi kristal cair pada waktu kondisi OFF berada dalam keadaan vertikal dan tidak ada transistor tambahan. Sel kristal cair tetap tegak lurus dengan substrat dan menciptakan tampilan hitam. Ketika dalam kondisi ON, sel-sel kristal cair mulai berubah menjadi ke posisi diagonal. Akibatnya dapat memungkinkan cahaya untuk melewati dan membuat tampilan putih.

Pada HARD PANEL IPS,kita dapat melihat gambar yang ditampilkan tetap stabil saat kita sentuh tanpa perubahan atau bekas sentuhan. Berikut ini saya masukkan gambar-gambar yang menampilkan perbedaan antara layar 3D TV yang menggunakan HARD PANEL IPS (gambar sebelah kiri) dengan layar 3D TV yang menggunakan PANEL VA (sebelah kanan).

Gambar pertama ini menjelaskan bahwa pada HARD PANEL IPS, saat kita sentuh layarnya tetap akan stabil dan tidak akan ada tampilan putih pada layar 3D TV. Sedangkan pada PANEL VA, ketika layar 3D TV kita sentuh, kita akan melihat tampilan putih pada layar 3D TV tersebut.

 

Gambar kedua menjelaskan bahwa pada HARD PANEL IPS, ketika kita sentuh layar tetap akan stabil dan menampilkan gambar yang jelas pada layar 3D TV. Sedangkan pada PANEL VA, ketika layar 3D TV kita sentuh, akan menghasilkan bekas sentuhan yang berwarna. Bekas sentuhan tersebut terlihat dengan jelas berwarna hitam pada PANEL VA.

 

Pada gambar ketiga menjelaskan bahwa HARD PANEL IPS yang ada di dalam layar 3D TV, memiliki kualitas gambar yang dinamis. Gambar tidak akan berbayang dalam adegan cepat. Sedangkan PANEL VA, kualitas gambarnya kurang bagus dan kurang dinamis, serta gambar berbayang ketika kita sedang dalam menonton adegan cepat.

Selain ketiga gambar diatas, kita masih bisa melihat perbedaan lainnya antara HARD PANEL IPS dengan PANEL VA. Pada HARD PANEL IPS, warna yang ditampilkan tampak lebih akurat dan lebih jelas dari berbagai sudut pandang, mau itu dari depan maupun dari samping. Kemudian juga pergantian warnanya jauh lebih baik dari PANEL VA, yaitu sekitar 20 kali lipat lebih baik. Sedangkan kalau PANEL VA, warna yang ditampilkan hanya warna nyata aja. Berikut ini contoh gambarnya:

Pada HARD PANEL IPS juga kristal cairnya bergerak secara horisontal. Sehingga, metode ini memiliki kecepatan respon yang lebih cepat, struktur piksel yang lebih sederhana dan juga pastinya sudut pandang yang lebih luas.

Itu semua adalah informasi yang saya peroleh dari internet. Semoga dengan saya share informasi ini, kita semua bisa lebih kenal dengan berbagai teknologi yang digunakan sama 3D TV, khususnya buat para maniak 3D, hehe….

 

%d bloggers like this: