Home > NEWS, SPORTS > Timnas Indonesia Dikalahkan Qatar dalam Pra Piala Dunia 2014

Timnas Indonesia Dikalahkan Qatar dalam Pra Piala Dunia 2014

Sayang sekali ya semalam Indonesia belum beruntung lagi atas pertandingan melawan Qatar di GBK. Timnas Indonesia dikalahkan oleh Qatar dengan hasil akhir 2-3. Dalam pertandingan semalam timnas Indonesia memang tampil jauh lebih baik dibandingkan dengan dua pertandingan sebelumnya, yaitu antara timnas Indonesia melawan Iran dan melawan Bahran. Dalam pertandingan melawan Iran, timnas tertinggal jauh dengan skor 0-3, sedangkan dalam pertandingan melawan Bahrain, timnas harus pulang dengan tangan hampa dengan skor 0-2.

Di pertandingan melawan Qatar ini, timnas terlihat tampil dengan maksimal dan sangat baik, beberapa wajah pemain baru juga ikut dimainkan, misalnya ada Purwaka salah satunya, yang menjadi pemain gelandang starter. Kemudian penjaga gawang Markus akhirnya digantikan oleh Ferry, setelah banyak orang maupun blogger yang memprotes atas jeleknya penampilan Markus. Namun sayang, sepertinya Ferry masih mengalami cedera, bahkan ia sempat membuat kesalahan hingga terciptanya gol kedua yang dicetak oleh striker Qatar.

Selain itu, bola yang biasanya sering terlepas dari pemain timnas Indonesia, kali ini terlihat stabil. Para pemain Indonesia tampaknya cukup baik dalam menguasai bola, bahkan sempat dalam beberapa menit, bola selalu dikuasai oleh timnas. Sayangnya, faktor stamina, fisik dan juga mental membuat para pemain timnas di menit-menit terakhir terlihat lemas dan kurang baik dalam menguasai jalannya pertandingan.

Pertandingan juga hampir dikuasai oleh timnas Indonesia, banyak sekali serangan yang digencarkan oleh timnas ke gawang Qatar. Gonzales menjadi ujung tombak dari timnas, karena ia berhasil mencetak 2 angka ke dalam gawang Qatar. Serangan bertubi-tubi pun dilakukan juga oleh pemain lainnya, seperti Bambang, Ilham dkk. Namun justru timnas Indonesia kurang waspada dalam mengantisipasi serangan balik, pemain belakang terlihat kurang baik dalam menghadapi musuh yang mengambil kesempatan. Gol pertama dan ketiga Qatar merupakan contoh dari kurang sigapnya pemain belakang timnas Indonesia.

Ini ada video dari Youtube tentang pertandingan semalam antara timnas Indonesia lawan Qatar :

 

Entah apa yang akan dilakukan oleh pelatih timnas, Wim Rijsbergen untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada di dalam tubuh timnas Indonesia. Saran saya adalah mencari pemain yang memiliki stamina, fisik dan mental yang kuat, terutama untuk pemain belakang yang sangat berperan dalam mencegah terjadinya gol. Semoga kedepannya timnas Indonesia bisa tampil lebih baik dari sekarang ya….

 

 

Sumber gambar :

  1. Saoloan
    October 12, 2011 at 9:39 am

    Dengan Kualitas Permainan Timnas Indonesia tadi malam itu..,
    Maka SANGAT WAJARLAH Kalah..,
    Cocoknya Hasilya itu Menurut sata 2-4 untuk Kemenangan Qatar..!
    Beruntung aja itu Indonesia Masih kebobolan hanya 3 gol…!

    Kalau Mainnya masih Kualitas “Gotong-royong” aja alias Mainnya “Terlalu Pancasila”.., Maka Sangat Wajarlah Kalah..!!!

    • inginsekalisehat
      October 12, 2011 at 10:52 am

      iya, namun permainan Indonesia lebih baik dibanding sebelumnya kan….

  2. October 12, 2011 at 11:35 am

    gara-gara tidak ada Riedle kali

    • inginsekalisehat
      October 13, 2011 at 5:01 am

      nggak lah, mau pelatihnya siapa aja, yang penting kan tergantung sama pemainnya….

  3. October 12, 2011 at 12:08 pm

    kita msh klah klas smga nnt bs mndpatkan hsil yg lbh baik, ttp dkung timnas🙂

    • inginsekalisehat
      October 13, 2011 at 5:02 am

      iya, Amien… semoga kedepannya bisa lebih baik ya…🙂

  4. Saoloan
    October 12, 2011 at 9:08 pm

    Indonesia Takkan Pernah main di Piala Dunia,, selagi mainnya masih Terlalu “Pancasila”
    by :Saoloan Naiborhu

    Penjelasannya begini.. niih…! Selagi Timnas Indonesia masih Main sepakbola yang terlalu “Pancasila”, maksudnya terlalu banyak” Gotong-royongnya” dan dari dulu sejak Mulai awal thn 90-an kondisi kestabilan stamina masih tetap kurang…, Fakta menunjukkan Kebanyakan gol Yang terjadi ke gawang Indonesia kebanyakan di babak Ke2.., diatas menit ke-65 lah…,!.., Makanya selagi stamina pemain masih gitu-gitu aja.., Jangan Berharaplah indonesia lolas ke Piala Dunia…!!! Main sepakbolanya terlalu “Pancasila” maksudnya disini adalah Main tanpa ada Skill individu, hanya mengandalkan Gotong-royog ajalah…, Lihat aja.., Begitu dapat bola langsung ditendang kemana saja pun ..,tak ada kemampuan/skil individu melewati 1 atau 2 pemain.., Begitu dapat bola langsung dikirim kekawannya…, dan cara ngirimnya itu tak ada tipunya.., langsung bias ditebak arahnya..,kadang memang pas ke kawannya dan sering juga asal kedepan ajalah…!!! Jadi Prinsipnya “yang penting bola sudah kutendanng kok…,, tak ada percaya dirinya dalam menguasai bola itu..!!! Hal ini terjadi karena banyak faktor…, Kalau mengenai faktor-faktornya bisa kulanjutkan lain waktu ajalah…,
    Salam Sepaknola,
    Saoloan

    • inginsekalisehat
      October 13, 2011 at 5:08 am

      Sip bung Saoloan….
      permainan sepakbola Indonesia tampaknya kini sedang berkembang akan tumbuhnya para bibit-bibit baru yang mungkin dapat membuat sepakbola di tanah air kita menjadi lebih baik. Munculnya para pemain naturalisasi bisa membuat pemain lokal kita lebih merasa “tersaingi” hingga saling meningkatkan kemampuan dan kualitas. Misalnya saja dengan bergabungnya Cristian Gonzales di tubuh timnas Garuda kita, membuat beberapa pemain kita lebih baik dan lebih merasa percaya diri akan gaya sepakbola Indonesia. Pemain naturalisasi tersebut malah lebih membuat timnas meraih banyak kemenangan. Selain Gonzales, kemarin baru saja disahkan secara resmi 5 orang pemain naturalisasi menjadi WNI yang mungkin bisa bergabung di dalam timnas.

      Saya berharap para pemain Indonesia bisa belajar dan melatih permainannya untuk lebih baik dan bisa mengambil contoh dari para pemain naturalisasi. Atau barangkali semua pemain timnas diambil dari pemain naturalisasi aja ya biar lebih baik, hehehe…..

      Salam sepakbola bung….

      • cikman
        October 14, 2011 at 3:25 am

        aminnn mudah2 han kelima atau enam pemain naturalisasi bisa memperkuat timnas sebagai cambuk atau perangsang bagi pemain pribumi utk meningkatkan kualitas bermain yg lebih baik lagi semogaa,,bravo garudaku ^

      • inginsekalisehat
        October 17, 2011 at 4:33 am

        iya bung, semoga dengan masuknaya parapemain naturalisasi membuat pemain timnas bersaing untuk menjadi lebih baik dari sekarang guna meningkatkan kualitas permainan sepakbola timnas sendiri… semoga saja mereka terpacu….

  5. Saoloan
    October 14, 2011 at 8:56 am

    Kita lihat aja dululah Model ato type permainan yang 5 orang ini(Yg baru dinaturalisasi itu…).
    Kalo masih mainnya “terlalu Pancasila” alias terlalu banyak “Gotomg-royong”nya..,belum ada skill idividu..?.. Buang ajalah…,!!! Tapi klo skill individunya bagus dan staminanya ok (untuk 95 Menit..), pake ajalah ke Timnas..!!!

    Salam sepakbola,
    Saoloan

    • inginsekalisehat
      October 17, 2011 at 4:36 am

      hehehe… tapi ada kabar kalau untuk sementara beberapa pemain naturalisasi tersebut lebih ingin bermain di kliub luar negeri supaya mereka bisa lebih berkembang. namun jika timnas memanggil, mereka siap untuk bergabung…. semoga aja mereka memiliki kualitas permainan sepakbola yang bagus ya, terutama di skill, stamina, fisik dan mental….

      Salam sepakbola bung Saoloan…

  1. No trackbacks yet.

Silahkan isi komentar Anda...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: