Home > health > Tips Mengkonsumsi Antibiotik

Tips Mengkonsumsi Antibiotik

Kebanyakan orang saat sakit dengan santainya mengonsumsi antibiotik. Padahal penggunaan antibiotik yang tidak sesuai bisa berakibat buruk pada tubuh. Padahal dokter sendiri memiliki berbagai pertimbangan sebelum memutuskan akan memberi antibiotik atau tidak.

Antibiotik merupakan salah satu obat yang sudah sering kita kenal dan merupakan jenis obat yang memiliki reaksi kuat. Tapi, sebenarnya antibiotik ini bukan sembarangan obat yang dapat langsung membuat penyakit kita hilang. Cara kerja antibiotik hanya mampu menangani sakit karena bakteri dan kuman saja.

Masih sering kita melihat bahwa banyak orang asal membeli antibiotik, tanpa ada resep dari dokter, misalnya antibiotik untuk sakit demam, flu maupun batuk. Padahal dengan sembarangan mengkonsumsi antibitotik dapat membuat kesehatan kita berkurang bahkan membahayakan. Bisa jadi bakteri yang harusnya dapat ditangani dengan antibiotik, malah bermutasi dan beradaptasi, jadinya bakteri tersebut nggak bisa ditangani dengan antibiotik biasa karena sudah kebal dan tahan terhadap antibiotik tersebut.

Berikut pertimbangan dokter apabila ingin memberikan antibiotik:

  • Suhu badan yang tinggi dengan rasa linu seluruh tubuh disertai mengigil.Biasanya dengan gejala seperti ini dokter meresepkan memberikan antibiotic  karena merujuk pada infeksi akibat bakteri.
  • Suhu tubuh yang tinggi juga akan dialami orang yang terkena infeksi akibat virus, seperti influenza. pJika dengan gejala seperti ini dokter tidak langsung memberi antibiotic.Melainkan dokter akan memberi obat penurun panas terlebih dahulu sampai 3 hari.

  • Jika selama 3 hari panas tidak turun – turun, dan tubuh tidak mempan dengan obat penurun panas, dokter akan melakukan pemeriksaan darah. Dari hasil pemeriksaan tersebut dapat diketahui apakah suhu tubuh yang meninggi disebabkan oleh bakteri atau virus. Setelah itu baru dokter dapat menentukan antibiotic apa yang cocok.

  • Warna lender juga bisa menjadi salah satu pertimbangan dokter sebelum memberikan resep antibiotik. Jika lendir  dari hidung bening, biasanya flu disebabkan oleh virus dan tidak perlu antibiotik. Tapi jika berwarna hijau atu kekuningan , itu pertanda adanya bakteri dalam saluran pernapasan kita.
  • Satu hal yang sangat penting untuk selalu diingat, jika memang harus mengonsumsi antibiotik, habiskanlah. Kalau tidak, saat bakteri atau virus sejenis kembali menghampiri imun tidak akan terbentuk sempurna.

 

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan , semoga dapat bermanfaat dan berguna bagi anda semua….

 

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Silahkan isi komentar Anda...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: